Tanggamus, Portamu.ID – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Gedung Serba Guna (GSG) Gisting Bawah pada Sabtu, 6 Dzulhijjah 1447 H / 23 Mei 2026 M. Pondok Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien sukses menggelar agenda tahunan Haflah Akhirissanah sekaligus prosesi Pelepasan Santri Kelas IX.
Pada tahun ini, pesantren meluluskan sebanyak 27 santri yang terdiri dari 6 santri putra dan 21 santri putri. Mengusung tema "Jangan Menyerah, Raih Suksesmu, Jadi Generasi Terbaik", acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Kasi PAPKI Kemenag Tanggamus yang diwakili oleh Bapak Aunullah, S.H.I., Ketua PCM Gisting Bapak Yusuf Wibisono beserta Sekretaris Bapak Agus Suparno, S.Ag., C.A.H., Ketua Badan Pembina Pesantren (BPP) Bapak Maryono, S.Ag., jajaran Majelis Dikdasmen & PNF, Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah tingkat cabang, Kepala Amal Usaha Muhammadiyah se-Cabang Gisting, serta seluruh wali santri kelas IX.
Ket. Sambutan Kasi PAPKI Kemenag Tanggamus ( Diwakili oleh ; Aunullah S. H. I )
Dalam kesempatan tersebut, Kasi PAPKI Kemenag Tanggamus yang diwakili oleh Bapak Aunullah, S.H.I., menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pondok Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien atas kontribusi nyatanya sebagai salah satu penyelenggara pendidikan pesantren yang kredibel di Kabupaten Tanggamus.
Selain memberikan pujian, Bapak Aunullah juga menitipkan pesan penting terkait tantangan zaman dan isu sosial saat ini. Beliau menghimbau agar lingkungan pesantren dapat terus beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi informasi.
"Kami juga sangat berharap agar pondok pesantren senantiasa menjadi tempat yang aman, nyaman, dan ramah anak. Pesantren harus membentengi diri dan jauh dari praktik kekerasan verbal, kekerasan fisik, serta tindakan kekerasan maupun pelecehan seksual yang marak terjadi di luaran saat ini," tegas Aunullah dalam sambutannya.
Sementaea itu, Mudir Pondok Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien, Ustadz Bambang M., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para wali santri atas kepercayaan titipan amanah mendidik putra-putri mereka selama tiga tahun terakhir.
"Kami juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika selama tiga tahun ini ada amanah yang belum tertunaikan secara utuh, pelayanan yang kurang maksimal, maupun proses pendidikan yang belum sempurna. Harapan kami, seluruh santri wajib meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan mengamalkan ilmu yang didapat agar bermanfaat bagi sesama," tutur Ustadz Bambang.
Senada dengan hal tersebut, Ketua BPP Bapak Maryono, S.Ag., turut mengapresiasi kepercayaan para wali santri. Beliau mengingatkan para santri bahwa kelulusan ini bukanlah akhir dari segalanya. "Perjalanan menuntut ilmu masih sangat panjang. Jadikan ilmu yang didapat di sini sebagai fondasi agar bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat luas," pesannya.
Dari sisi penjaminan mutu, Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Gisting, Bapak Ansori, S.Pd., menegaskan bahwa pihak Majelis bersama BPP terus bersinergi memastikan mutu pendidikan di Ponpes Muhammadiyah Sabilil Muttaqien tetap terjaga dengan baik. Ia juga memaparkan berbagai lembaga pendidikan di bawah naungan PCM Gisting yang siap menjadi alternatif kelanjutan studi para alumni.
Sementara itu, Sekretaris PCM Gisting, Bapak Agus Suparno, S.Ag., C.A.H., memberikan ucapan selamat sekaligus membawa angin segar bagi para lulusan terkait peluang beasiswa masa depan.
"Selamat kepada 27 santri yang telah lulus. Kami menghimbau agar di mana pun kalian berada, tetaplah menjadi kader Muhammadiyah yang tangguh. Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gisting dengan senang hati akan memberikan surat rekomendasi resmi bagi para kader yang ingin melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM)," tegas Agus Suparno.
Acara inti ditandai dengan prosesi sakral penyematan tanda kelulusan kepada seluruh santri kelas IX. Tak hanya itu, suasana riuh penuh bangga terlihat saat pihak pesantren memberikan apresiasi khusus kepada sejumlah santri berprestasi di berbagai kategori, mulai dari bidang akademik hingga tahfidz Al-Qur'an.
Acara Haflah Akhirissanah ini kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata dari perwakilan wali santri kepada pihak pondok pesantren, dilanjutkan dengan sesi ramah tamah hangat antara keluarga besar Pondok Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien dan para wali santri.



